WAKTU ITU
Waktu itu,
Aku mengenalmu
Aku kenal dengan mu seperti aku mengenal yang lainnya
Aku berteman dengan mu sama seperti yang lainnya
Tak ku sangka kita menjadi lebih dari sekedar teman
Yang pada awalnya hanya berniat berteman sekarang lebih dari teman
Waktu itu,
Kamu dan aku bersama
Rumah mu menjadi rumah kedua ku
Dirimu menjadi pengganti sosok yang kurindukan
Dirimu mengetahui semuanya dariku dan begitu pula sebaliknya
Waktu itu,
Hidup kita indah
Yaaa walau tak semuanya indah, ada sedih, luka, sakit, kecewa
dalam hubungan itu
Tapi kamu selalu mengajarkanku kesabaran dan pelatihan
mental yang membuat ku terbiasa
Kamu selalu menjaga ku, menjaga dari pertemanan yang tak
baik, menjaga ku dari pergaulan yang tak baik
Waktu itu,
Kita saling mendukung kegemaran kita masing-masing, saling
ada disaat dibutuhkan, saling membantu
Hingga banyak yang berkata bahwa lama kelamaan wajah kita
mirip
Waktu itu,
Aku pernah melihatmu menangis dan kamu pun pernah melihatku
menangis
Kita menangis bukan karena tentang hubungan kita
Tetapi karena ulah orang lain
Waktu itu,
Pundak ku lah yang menjadi tempat sandaranmu untuk menangis
dan
Pundak mu lah yang menjadi sandaranku untuk menangis
Dari apapun yang menimpa kita
Waktu itu,
Kata-kata yang sering kau ucapkan kepada ku
“semua itu berawal dari teman”
“aku akan menjaga mu sampai nanti”
“kamu sama aku itu pelatihan mental”
“aku bahagia kalau kamu bahagia”
“kalau nanti kamu tak bersama ku, aku lebih ingin kamu
meninggal biar tak ada juga yang bisa bersama mu”
“kita akan selalu sama-sama jika kita terpisah semoga di
kembalikan”
Waktu itu,
Kata-kata itu menjadi rangkaian dalam perjalanan hubungan
ini
Sikap, sifat, kebiasaan sudah hafal dan kenal masing-masing
Waktu itu,
Kita menjalani hubungan yang cukup lama tak mudah untuk itu
Kita yang masih memulai kehidupan
Kita yang masih tak tahu apa-apa
Kita yang hanya bisa saling menjaga satu sama lain
Dan sekarang itu semua hanya untuk di kenang
Kehidupan mu telah berjalan dan terus berjalan
Kehidupan ku juga tetap berjalan
Pembelajaran yang di dapatkan di waktu itu untuk bekal
melangkah ke depan
Memang tak mudah untuk menghapus dan memang tak ada inginku
untuk menghapuskan kenangan itu
Jika suatu saat aku rindukan dirimu aku hanya perlu
mengenang masa yang lalu
Menikmati indah nya waktu itu bersama mu
Bahwa di masa sekarang aku hanya bisa merindukanmu
Dirimu yang sekarang bukan untukku lagi
Dirimu yang sekarang dan diriku yang sekarang sudah berada
di garis yang sangat jauh
Untuk menggapai dan menyentuh mu saja sudah tak mungkin
Mungkin itu yang dinamakan masa lalu,
Yang hanya bisa dikenang jika ingin saja
Yang hanya bisa di nikmati oleh tokoh utama dalam masa lalu
itu
Yang hanya bisa merasa luapan emosi didalamnya
Waktu itu
Aku dan kamu bahagia
Dan sekarang
Aku dan kamu tetap bahagia dengan hidup yang dipilih
Salam,
Waktu itu :)
Komentar
Posting Komentar